Harga Emas Terpacu Naik $38 Selama 7 Hari ~ Guide To Investasi Emas
Panduan Cermat Berinvestasi Emas
Posted by Unknown on 11:34 PM in | No comments
Harga kontrak emas naik ke level tertinggi dalam tujuh minggu seiring fluktuasi pasar valas yang mendorong permintaan logam mulia sebagai alternatif investasi. Harga emas berjangka dinihari tadi meraih keuntungan hampir US$ 38, selama kenaikan tujuh sesi beruntun.

Harga perdagangan berjangka emas untuk pengiriman Agustus ditutup meningkat US$7, atau 0,5%, menjadi US$1.553,40 per ounce di Comex, New York. Sebelumnya, harga mencapai US$1.559,30, tertinggi dalam kontrak teraktif sejak 2 Mei, ketika harga mencapai rekor US$1.577,40.

Nilai tukar euro melemah terhadap dolar AS dalam dua minggu yang berakhir 17 Juni dipicu spekulasi pemerintah Yunani akan berusaha untuk meloloskan kebijakan guna menghindari gagal bayar. Harga emas di Inggris mencatat rekor hari ini. Logam mulia ini menguat selama tujuh sesi berturut-turut, reli terpanjang sejak April.

Hal ini terjadi karena para pedagang bertaruh, keputusan Federal Reserve untuk mengakhiri putaran kedua dari pelonggaran kuantitatif dan mempertahankan suku bunga pada level terendah dalam sejarah akan gagal menyediakan banyak dukungan untuk dolar.

Beberapa perkembangan relatif positif dari Yunani yang dilanda utang, juga gagal memicu minat investor untuk aset berisiko. Kondisi ini membuat emas lebih menarik.

Harga emas naik 25% dalam 12 bulan terakhir seiring kemelut utang dan rendahnya suku bunga di AS yang mendorong permintaan logam mulia sebagai alternatif mata uang.

Emas untuk pengiriman Agustus naik US$ 7, atau 0,5% ke level US$ 1.553,40 per ounce di divisi Comex New York Mercantile Exchange. Kontrak telah meraih keuntungan US$ 37,80 selama tujuh sesi terakhir.

Perak untuk Juli juga naik 36 sen, atau 1%, ditutup di level US$ 36,74 per ounce.


The Fed mengisyaratkan kekhawatiran tentang pertumbuhan ekonomi dan terus mempertahankan suku bunga di tingkat terendah dalam sejarah antara 0%-0,25%. Selain mengatakan akan mengakhiriprogram pembelian obligasi senilai US$600 miliar pada 30 Juni.

0 comments:

Post a Comment

Search Our Site

Bookmark Us

Delicious Digg Facebook Favorites More Stumbleupon Twitter